Kata salafi kerap dianggap sebagai kata sakti untuk mengobati perpecahan umat. Tapi sayang, mereka yang gemar menyandang gelar salafi ternyata manusia yang paling berpotensi tafarruq alias berpecah-belah. Ada perbedaan sedikit saja, akan menjadi persoalan besar yang menggegerkan. Tahdzir (hujatan) mudah sekali diobral untuk menghasilkan efek: jika semua orang bisa dibongkar aibnya, maka pendengar secara otomatis akan menganggap saya yang paling benar !
Tradisi menghujat ini pada gilirannya menular kepada murid-murid para ustadz salafi. Seolah dengan memiliki ilmu menghujat (tahdzir) akan membuat kualitas keimanan seseorang makin mantap. Bahkan bukan hanya memiliki ilmu tersebut, tapi lebih jauh menghayatinya sampai mendarah-daging. Kualitas keimanan penganut “salafi” ditentukan oleh kualitas dan kuantitas hujatan yang mampu ia obral !
Berikut fakta-fakta yang akan membuat Anda makin paham apa itu salafi dan apa isi kepalanya. Supaya Anda tidak perlu sakit hati jika mendengar mereka sedang menghujat, karena memang tahdzir (menghujat) adalah salah satu bentuk “ibadah” penganut “salafi-murjiah” modern !
Baca selebihnya »
Filed under: Syubuhat wa Rudud | Ditandai: murji'ah, salafi, tahdzir | 7 Komentar »