Menggagas Kemerdekaan Islam


Ketika suatu konsep yang sempurna tidak wujud di alam nyata, akan tampak naif oleh orang yang melihatnya. Demikianlah Islam, tatkala ia baru wujud sepenggal-sepenggal, terlihat sebagai pemandangan lucu dan aneh. Manusia makhluq yang lemah, persepsinya terbentuk oleh rekaman inderawinya. Tak banyak orang yang persepsinya terbentuk oleh idealisme. Padahal keislaman kita harus sempurna, dan kesempurnaan itu tak bisa kita peroleh hanya dengan mengandalkan rekaman inderawi kita. Apa yang kita lihat, kita dengan dan kita rasakan dari realitas kita hari ini adalah Islam yang terpenggal-penggal. Kalau mau tampilan dalam versi yang utuh, tak ada cara lain kecuali menggali mutiara yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan tayangan riil dalam sejarah Nabi saw dan para sahabat ra.

Maka, Islam harus utuh, tak boleh terpotong-potong. Islam harus   harus merdeka, terbebas dari semua tarik-menarik kepentingan baik internal maupun eksternal. Islam harus menjadi milik Allah, dikendalikan oleh Allah, dan dalam rangka menjadi wahana penghambaan kepada Allah.

Islam bukan kendaraan politik duniawi, tapi politik ukhrawi. Politik yang memastikan kaum kafirin putus asa untuk melawan. Politik yang dikawal oleh paradigma wala wal bara, bukan politik yang dibingkai nasionalisme nan busuk. Politik yang menghalalkan membunuh jika tak ditemukan cara lain untuk membela Islam kecuali dengannya. Politik yang menyatukan umat Islam dalam sistem kepemimpinan hirarkis tanpa ada yang menyandang gelar kaki tangan, dan semuanya diikat oleh ketaatan atas dasar ibadah kepada Allah, laksana sistem kepimimpinan dalam shalat jamaah.

Kemerdekaan yang kita gagas memiliki terminal akhir berupa ekspresi putus asa dari kaum kafirin dalam mengganggu. Kafirin dengan segenap variasinya, baik Yahudi, Nasrani, Musyrikin, Syiah, Penyembah Demokrasi, Liberal, Munafiqin dan aliran sesat.

Setelah perjalanan sampai di terminal tersebut, dilanjutkan dengan melaksanakan seluruh pernik syariat Islam secara total di kalangan internal umat Islam.

Hanya dengan ini, manusia bisa merasakan rahmatnya Islam, Islam rahmatan lil ‘alamin.

»

2 Tanggapan

  1. tolong dimuat masalah kemerdekaan negara islam di asia pada waktu pertama kali masuk

  2. Ass.Wr.Wb.
    Alhamdulillah, Kami sepakat dengan apa yang anda ungkapkan. Sebagai sebuah solusi untuk merealisasikan wihdatul ummah dan menuju kejayaan Islam, kami telah menggagas, dan sekaligus ini sebagai undangan, ajakan kepada seluruh kaum muslimin diIndonesia maupun diluar Indonesia yang sepakat dan mempunyai impian Selamat dunia dan akherat dan menyambut kejayaan Islam untuk:
    1. Menetap di Tegal – Jawa Tengah – Indonesia (relokasi) kaum muslim, baik membeli tanah ataupun membeli rumah. Untuk membangun komunitas muslim dengan masyarakat yang madani yang kelak sebagai penerapan hukum syar’i. Kita mulai dari sini ! Berminat ?
    Hubungi : Budhi Handoko (085742036963)
    Kami merindukan kehadiran antum sekalian, untuk berjuang bersama.
    Jazzakallaahu Khairan Katsiiran.
    Wassalamu’alaikum.
    Hamba Alloh dan Ummat Rasulullah SAW
    Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s