Parpol Islam Terjebak Lumpur Demokrasi


Berikut saya tampilkan dua berita yang memberi bukti akan dahsyatnya jebakan lumpur bernama demokrasi. Partai politik yang lahir dari rahim Ikhwanul Muslimin terjebak di dalamnya, dan tak bisa keluar. Makin lama makin dalam, dan hampir tenggelam karenanya.

Kita prihatin, dan harus menasehati mereka. Atau minimal menjadikan berita ini sebagai pelajaran yang berharga.

Orang bijak adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari orang lain. Sedangkan orang tidak bijak adalah yang hanya mengambil pelajaran jika dirinya sendiri yang mengalami.

Berikut beritanya:

PKS Dianggap Merapat ke Amerika

Senin, 14 Juni 2010 | 05:54 WIB

Partai Keadilan Sejahtera/TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO Interaktif, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera akan menggelar musyawarah nasional kedua di Hotel-Ritz Carlton. PKS akan mengundang Duta Besar Amerika Serikat, Cameron R. Hume, sebagai pembicara. Tak hanya itu. Panitia munas juga akan menggelar lomba menulis surat kepada Presiden Amerika Barack Obama.

Kalangan pengamat politik membaca gerak PKS merapat ke Amerika sebagai upaya mengubah citra. Arbi Sanit, pengamat politik dari Universitas Indonesia, menilai PKS tengah berupaya mengubah citra untuk memperluas dukungan karena selama ini pemilihnya masih terbatas. “Ini manipulasi untuk mengakali sikap pemilih pada 2014,” ujar Arbi kemarin.

Pengamat politik dari Center for Strategic and International Studies, J. Kristiadi, juga menilai PKS tengah mengubah strategi untuk memperluas konstituennya. “Biar bisa diterima masyarakat lebih luas, termasuk yang non-Islam,” kata Kristiadi.

Namun Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS Mahfudz Siddiq membantah anggapan soal agenda terselubung partainya untuk bermesraan dengan Amerika. “Kami ingin tahu sikap Obama terhadap Islam,” kata Mahfudz soal alasan mengundang Cameron R. Hume.

ARYANI K | MUNAWWAROH

http://tempointeraktif.com/hg/politik/2010/06/14/brk,20100614-254931,id.html

Berita kedua diturunkan Kompas, sebagai berikut:

Ada Pesan Politik

PKS Gelar Munas di Hotel Ritz-Carlton

Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary

Sabtu, 12 Juni 2010 | 11:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera atau PKS akan menggelar Musyawarah Nasional pada 16-20 Juni mendatang. Munas akan digelar di Hotel Ritz-Carlton, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Disebut-sebut, biaya untuk perhelatan itu mencapai Rp 10 miliar. Sekjen PKS Anis Matta mengatakan, ada pesan politik di balik dipilihnya hotel yang pernah menjadi sasaran bom setahun silam itu.

“Harga hotel itu jauh lebih murah dibanding hotel lain karena habis dibom. Dengan Munas PKS digelar di sana, nanti bisa mengembalikan citra hotel dan mengasumsikan negara kita sudah aman,” kata Anis dalam diskusi Radio Trijaya “PKS di Tengah Pusaran Politik dan Target 2014” di Jakarta, Sabtu (12/6/2010).

Hotel yang masih masuk dalam kelompok bisnis Amerika Serikat itu, dikatakan Anis, juga membawa pesan sendiri mengapa partainya memilih tempat tersebut. “Kami ingin menyampaikan pesan kepada kelompok Amerika, kelompok Islam Indonesia beda dengan yang mereka asumsikan. Maka, kami nanti juga akan mengundang Dubes Amerika Serikat untuk membahas pidato Obama di Kairo. Ada pesan politik yang lebih besar yang ingin disampaikan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Anis mengatakan, PKS akan menantang Amerika Serikat melalui dubesnya di Indonesia mengenai cara pandang negara adidaya itu terhadap Islam. Selama ini, menurutnya, Amerika selalu mengedepankan bagaimana Islam memandang negara tersebut.

“Kami akan balik bertanya, Anda seperti apa memandang Islam,” ujar Wakil Ketua DPR ini.

Munas PKS juga akan mengukuhkan susunan kepengurusan tingkat pusat yang sudah ditunjuk oleh Majelis Syuro. Berbeda dengan partai lain yang selalu mengadakan pemilihan pimpinan puncak partai pada saat Munas, PKS melakukannya melalui mekanisme Majelis Syuro.

http://nasional.kompas.com/read/2010/06/12/11391850/PKS.Gelar.Munas.di.Hotel.Ritz.Carlton

Pelajaran yang bisa dipetik:

1. PKS ingin mengambil jarak sejauh-jauhnya dari para teroris (baca: mujahidin) yang mengebom Rits Carlton. Bahkan dengan cara yang sangat arogan, dengan menjadikan hotel yang dibenci oleh teroris itu sebagai tempat acara. PKS seperti menampar dengan sangat keras bahwa tindakan para teroris itu bertolak belakang dari ideologi PKS.

2. Namun cara PKS membenci teroris keluar dari bingkai wala wal bara. PKS merangkul musuh untuk menjaga jarak dengan sesama unsur umat Islam. Sungguh menjijikkan.

3. Alasan bisaya murah di Rits Carlton itu sungguh menggelikan. Orang bisnis pasti cari untung. Artinya, tetap saja PKS memberikan keuntungan kepada Rits Carlton yang jelas milik AS. Padahal AS pendukung setia Israel. Sungguh politik najis khas demokrasi.

4. PKS sudah kehilangan rasa malu dan nalar waras, hanya karena pertimbangan mencari konstituen yang lebih luas. Padahal dengan melakukan tindakan konyol seperti ini, konstituen yang sebelumnya loyal akan pergi, sementara konstituen yang baru belum tentu didapat. Inilah fatamorgana Demokrasi, yang diterangkan oleh Abdul Ghani ar-Rahhal dengan sangat baik dalam bukunya yang berjudul al-islamiyyun wa saraab dimiqrathiyyah (aktifis Islam dan fatamorgana demokrasi).

5. Saya tertegun lama dan tak habis pikir, kok bisa para cerdik cendekia yang mengendalikan PKS bisa meloloskan rencana super konyol ini. Jumlah mereka banyak, dan tidak sedikit yang alumni Timur Tengah. Hilang ke mana ilmu al-wala wal bara yang biasa mereka bahas?

6. “Harga hotel itu jauh lebih murah dibanding hotel lain karena habis dibom. Dengan Munas PKS digelar di sana, nanti bisa mengembalikan citra hotel dan mengasumsikan negara kita sudah aman,” kata Anis dalam diskusi Radio Trijaya “PKS di Tengah Pusaran Politik dan Target 2014” di Jakarta, Sabtu (12/6/2010). Hah, Anis Matta yang bergelar LC dari LIPIA menggunakan dana umat yang terhimpun di PKS hanya untuk mengembalikan citra hotel milik AS? Inna lillah wa inna lillahi rajiun. Izzah (harga diri) umat mana? Infaq sepeser demi sepeser yang dikumpulkan dari keringat dan banting tulang dari warga PKS digunakan untuk mengembalikan citra hotel milik Amerika?

7. Rasanya PKS sudah sangat dalam terjerumus lumpur Demokrasi. Nyaris mustahil bisa mentas darinya. Masihkah bisa mengharapkan kiprah mereka untuk membela umat Islam?

8. Wahai kader dan simpatisan PKS, gunakanlah hati nurani Anda membaca berita ini. Buanglah fanatisme dan taqlid buta kepada para pimpinan PKS sebelum Anda ikut masuk lobang yang sama.

9. Demokrasi no, Islam yes ! Parpol Islam no, Dakwah wal Jihad yes !

26 Tanggapan

  1. Mungkin maksud pemberi “pelajaran yg bisa dipetik di atas”.Jauhi PKS bergabunglah dg jihad yg menggunakan cara2 teroris biar bisa ditangkap densus 88, pd akhir tidak bisa melakukan apa2 lagi,alias tidak bisa berkontribusi buat umat…betapa bodohnya nasib pejuang Islam saat ini…………

    • Subhanallah, tenang dulu mas abdullah…mujahidin yang jujur berjuang tidak sebodoh yg anda kira, adapun fakta adanya ikhwah2 yang mengalami pembantaian oleh densus 88 itu merupakan resiko dan sunatullah jalan perjuangan sebagaimana Musa AS dikejar2 Fir’aun, Yusuf di penjara, Ibrahim dibakar hidup2, perjalanan mereka memang layak dievaluasi, tapi bukan berarti evaluasinya dengan cara “mencari muka” dihadapan musuh sbgaimana dilakukan PKS (baca:Partai Kawan Setan) yg rela bersanding dengan wali setan amerika

      • Ok lah kalau begitu…entar kita buktikan sama2 siapa yg masuk surga..para pengebom itu atau orang2 PKS yg sedang berkontribusi memperbaiki bangsa ini..atau para perusak itu. dan penulis blog ini yg hanya menyebarkan permusuhan di mana2..

      • jangan dulu negatif thingking, karena anda tidak tahu apa dibalik rencana ini yang dilakukan oleh PKS, anda sendiri sudah sampai mana berkontribusi untuk Islam, dan jangan menyebar luaskan permusuhan diantara sesama muslim khususnya bagi yang punya blog ini. jangan sampai kita diadu dombakan, karena yang tahu mana yg terbaik itu hanya Allah, kita hanya berikhtiar mencari solusi, karena jaman semakin maju dan ngga mungkin kita mengambil cara berdakwah seperti dulu, selama kita berpegang kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah..

        • saya berulangkali debat dengan orang PKS, selalu jawabannya standar:
          1. Anda tak tahu maksud kami, makanya gak usah mengkritik. Ini soal internal kami.
          2. Selalu membalas dengan arogan: emangnya anda sudah berkontribusi apa untuk Islam, kok mengkritik kami yang sudak berkontribusi.

          Kayaknya dua poin jawaban itu sudah menjadi doktrin yang dijadikan alat membungkam para pengkritik PKS. Tidak akan betah menjadi warga PKS kalo belum fasih dengan dua poin jawaban ini.
          Padahal, orang yang beriman dan berakal sehat, mengetahui bahwa jawaban model itu adalah bentuk dogma yang menyumbat telinga dan hati nurani dari berbagai peluang nasehat. Kritik dan nasehat apapun menjadi mental dengan tameng dogma itu.

          Kami akan menegaskan kepada Anda sebagai berikut:
          1. Emangnya kontribusi apa yang sudah disumbangkan PKS untuk Islam yang BENAR? Khususnya, Anda sebagai salah satu kader PKS? Tolong rinci satu persatu, biar kami tahu. (Biar Antum juga bangga bisa sibuk menghitung kontribusi laksana tukang PAMER). Lagian, orang bijak ketika dikritik tidak akan membantah dengan argumen KONTRIBUSI. Kontribusi kalo memang itu ada, biarlah menjadi tabungan Anda di akhirat, gak usah disebut-sebut. Tujuan kami, pahami esensi kritik itu.
          2. Anda baru mengklaim telah berkontribusi untuk Islam dan umatnya. Anda mensakralkan kata KONTRIBUSI. Padahal kontribusi bisa positif, bisa pula negatif. Tampaknya Anda membanggakan keduanya, dan tidak memilahnya. Ariel-Luna-Tari, mereka juga berkontribusi menyebarkan pornografi dan mempopulerkannya. Mereka sah untuk menggunakan kata KONTRIBUSI, tapi NEGATIF.
          3. Kami mengkritik kontribusi negatif yang Anda sumbangkan untuk Islam dan umat. Kami tidak menampik bahwa Anda berkontribusi untuk Islam dan umatnya, TAPI sayang menurut hemat kami, KONTRIBUSI itu lebih menonjol NEGATIFnya dibanding POSITIFnya. Kami ingin menghilangkan negatifnya itu, agar kontribusi antum sepenuhnya POSITIF.
          4. Penyakit paling kronis dari warga PKS adalah membatasi kontribusi hanya dalam bidang politik, atau kontribusi yang bisa dilihat dengan kasat mata, atau yang bisa dengan hingar-bingar dipublikasi. Sementara kontribusi yang bersifat ghaib, tidak dianggap sebagai kontribusi, misalnya do’a orang-orang lemah untuk kemenangan Islam. Padahal Rasulullah saw menegaskan, bahwa kalian diberi kemenangan karena kaum lemah diantara kamu (dengan doa mereka). Demikian pula, seorang da’i di pelosok yang tidak terpublikasi, yang kesibukannya hanya mengajar ngaji anak-anak kampung, tidak dianggap kontribusi oleh warga PKS. Dasarnya tabiat warga PKS itu doyan pamer, sampe kontribusi pun dipamer-pamerin. Emangnya sudah dapat garansi kontribusi Anda diterima Allah dan menjadi tabungan amal kebajikan di akhirat? Sejak kapan hisab di akhirat didasarkan pada kosa kata KONTRIBUSI? Setahu saya, hisab itu atas dasar IKHLASnya amal manusia, dan BENARnya sesuai dengan Sunnah Rasulullah saw. Bukan pada KONTRIBUSInya !
          5. Kritik itu satu hal, dan kontribusi itu hal lain. Keduanya harus dipisah, bukan sebuah kesatuan. Adapun jika antum mengajari saya soal kontribusi, silakan. Tapi jika konsep kontribusi yang antum tawarkan setelah kami timbang dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak sesuai, maka saya akan menolak tawaran konsep itu. Selanjutnya saya akan mengkritisi antum, dan menurut saya, itu juga bisa dinilai sebagai kontribusi; yakni kontribusi nahi munkar kepada antum.
          6. Persoalan antum menolak nahi munkar dan nasehat yang saya berikan, itu menjadi tanggung-jawab antum sendiri di hadapan Allah. Dan memang begitulah tabiat nahi munkar; ditolak. Bagi saya penolakan antum itu hanya menegaskan sunnatullah, bahwa nahi munkar dan jihad fi sabilillah adalah dua ibadah yang paling sulit dilaksanakan, karena pasti mengundang kontroversi dan permusuhan.
          7. Adapun soal argumen; bahwa tindakan kami (PKS) merupakan persoalan internal kami, dan Anda yang di luar tak tahu maksudnya. Argumen ini khas pola pikir SUFI. Pengikut SUFI tak pernah mengkritik seorang yang bergelar WALI atau ORANG SUCI karena itu urusan dia dengan Allah. Maqamnya beda. Orang awam tak paham maksudnya, makanya tak berhak mengkritik WALI. Misalnya ada seorang WALI yang berduaan di kamar dengan wanita bukan mahramnya, para pengikutnya tak akan mempermasalahkannya, karena hal itu urusan sang wali dengan Allah. Bahkan ketika sang WALI ketahuan berzina dengannya, para pengikut tetap berkhusnu-dhan: itu kan cara sang WALI mendidik wanita tersebut !
          8. Saya menangkap kesan, warga PKS penginnya semua umat Islam selalu memandang segala sepak terjang PKS laksana pandangan pengikut sufi kepada walinya. Selalu dengan paradigma khusnu-dhan. Pokoknya apapun yang dilakukan PKS pasti BENAR. Tak ada terbersit sedikitpun kemungkinan salah dari perbuatan PKS dan pemeluknya. Bahkan ketika menjilat kepada SBY dan Amerika harus dipahami dengan pola khusnu-dhan ! PKS KOK SALAH, GAK MUNGKINLAH ! itulah kira-kira yang ada di benak warga dan pemeluk PKS.
          9. Saya yakin, suatu saat nanti antum akan muak dengan sepak terjang PKS. Mendengar namanya disebut saja antum akan mual. Tapi persoalannya, antum masih dalam fase tersihir dengan dandanan PKS yang indah dan modis. Ibarat mengenal gadis pada pandangan pertama, antum sedang dimabuk cinta. Belum keluar aspek rasionalnya. Nanti setelah antum mengenal lebih dekat, pasti akan membencinya. Nanti akan keluar nalar sehat antum.
          10. Kecuali jika antum termasuk orang yang bingung, tak bisa memahami realitas yang berkembang di sekeliling antum. Pelajaran bertebaran tetapi tak bisa mengambilnya. Hikmah berserakan, tapi tak mampu memungutnya. Karena nuraninya sudah dirusak oleh ajaran PKS yang sudah tersesat jauh dari rel Al-Qur’an dan As-Sunnah.
          11. Semoga antum bukan termasuk orang yang bingung ! Amin !

  2. Kalu memang jantan,jangan pakai wordpress.com dong kan wordpress jg punya orang amerika yg kafir.kenapa masih pakai fasilitas dan kerjasama dg wordpress yg di punyai orang kafir,apa bedanya dg pakai hotel orang amerika juga ?
    Aneh bin ajaib dan tdk konsisten.

    • Beda banget kali.. WordPress ini kan cuma fasilitas umum yang gratis.. Menggunakan WordPress ini tidak bisa disamakan dengan PKS yang jelas-jelas BEKERJASAMA dengan Ritz Carlton, bahkan PKS sampai sanggup mengeluarkan milyaran rupiah demi langgengnya kerjasama tersebut.

      Dari tujuannya juga jelas berbeda, kerjasama PKS dengan Ritz Carlton adalah untuk saling menguntungkan, untuk mengembalikan citra hotel tersebut dan untuk mengangkat citra PKS (di mata orang kafir). Sementara penggunaan WordPress ini tujuannya murni untuk dakwah, tidak ada kesepakatan kerjasama untuk saling menguntungkan disana.

      WordPress didirikan tujuannya bukan bisnis, sementara Ritz Carlton, yang berpusat di AS, yang sudah punya cabang sekitar 70 hotel yang tersebar di berbagai negara, dengan 38ribu karyawan, jelas murni bisnis besar yang memberi keuntungan untuk Amerika. Tidak mungkin ada kerjasama kalau tidak ada keuntungan buat mereka..

      Wallahu a’lam.

      • Bukankah WordPress,Yahoo,Google,Blogspot, Facebook dan semua fasilitas gratisan yg kita gunakan telah memanfaatkan banyaknya pengguna untuk mendapatkan keuntungan juga,walupun secara tdk langsung.Mana mungkin mereka memberikan semua fasilitas gratisan tsb tanpa berniatan untuk mencari keuntungan.Dan kita tahu yg punya brand2 di atas tsb adalah orang2 kafir dan kaya raya dari keuntungan perusahaan2 yg saya sebutkan di atas.
        Dan bila Anda menolak sistem Demokrasi di negeri ini,apakah Anda sudah menolaknya secara total ?
        Apakah saat ini Anda msh punya KTP,STNK,SIM,apakah Anda jg masih punya kartu keluarga ?
        Apakah Anda juga masih punya surat nikah ?
        Apakah ketika Ada teman Anda yg akan di penjarakan masih mengikuti sistem pengadilan yg ada di atau langsung menerima di Penjara saja ?
        Mhn maaf bila ada yg salah dr pertanyaan saya

        • Memberikan keuntungan secara tidak langsung jauh berbeda dengan memberi keuntungan secara langsung. Apalagi dengan embel2 kerjasama yang menelan biaya sampai milyaran rupiah. Kalau dihitung-dihitung, keuntungan yang wordpress dapatkan dgn kita menggunakan fasilitas gratis mereka jauh lebih kecil dibanding keuntungan dakwah yang bisa didapatkan dengan memanfaatkan fasilitas gratis mereka.

          Masalah ini, dan masalah kepemikan KTP dll yg nt bawa2 sbnarnya gk ada hubungannya dengan artikel di atas. Jawaban ana ttg wordpress hanya untuk menjawab orang yang menyamakan penggunaan wordpress yang gratisan ini dengan menggunakan hotel mewah yang biayanya milyaran rupiah.. Masalah KTP, insya Allah nanti ada ikhwan lain yang bantu memberikan penjelasan..

          Akhi, hubungan bisnis dengan orang kafir sebenarnya masih diperbolehkan. Masalahnya adalah ketika ada embel2 lain dibelakangnya.. ada kerjasama khusus.. mengangkat citra lah.. atw lainnya. Itu jadinya masalah lain, masalah wala’ bara’… Wallahu a’lam.

          • Saya setuju dg akh syauqi bahwa agama kita membolehkan bermuamalah dg siapapun termasuk dg musuh kita,asal sama2 ridho dan sama2 merasa mendapat manfaat.

            Tetapi saya tdk setuju bila ada orang lain yg sedang bermuamalah dg orang kafir lalu kita permasalahkan dan terlalu turut campur serta menduga-duga terlalu jauh tanpa klarifikasi terlebih dahulu.Mungkin orang2 PKS jg punya alasan tersendiri yg tdk kita ketahui.

            Coba kalau kita yg melakukan sesuatu dg ilmu dan pemahaman yg kita miliki serta kita merasa benar dg pilihan kita lalu kita di komentari orang lain tanpa pernah meminta klarifikasi ke kita.Lalu dg pongahnya orang tersebut menghujat kita di mana2 bahwa kita salah dan bla..bla blaaa..Mau nggak Anda diperlakukan seperti itu ?
            Bila tdk mau maka jangan melakukan hal yg sama,setuju kan ?

            Dan dana 10 M (kalau memang benar segitu) yg di bayarkan kepada Ritz carlton saya yakin tdk di berikan cuma2 ke Ritz carlton.karena orang2 PKS mendapatkan manfaat untuk acara Munas mereka.Kalau di hitung dg logika sederhana,bila kita menginap di sebuah hotel dan menggunakan berbagai ruangan untuk acara selama 5 hari untuk peserta yg jumlahnya ribuan ya pasti habis uang Milyaran,apalagi di hotel Bintang Lima ?.
            Kalau misalnya ada 6000 peserta Munas dan semua peserta menginap selama 5 hari dan setiap kamar di isi 2 orang berarti butuh 3000 kamar.Kalau misalnya harga perkamar setelah diskon adalah 750.000/malam berarti hitung-hitungnaya adalah 3000×750.000×5=11.250.000.000 belum lagi penggunaan ruang meeting,ruang aula yg sangat besar,catering dll..bisa2 harga normalnya lebih dr 30 Milyar.
            Dan siapapun ketika mendapat harga yg lebih murah dg pelayanan dan standar produk yg sama pasti memilih yg murah dong,tul nggak ?.
            Masak kita mau beli HP yg mahal di toko A padahal di sebelahnya ada ada toko B yg memberi harga separohnya untuk produk yg sama persis dan kita tahu serta bs membeli dr toko B tsb untuk produk yg sama.Pasti kita di anggap buang2 duit dan “dodol” deh kalau maksain beli di toko A dan bisa di bilang termasuk orang yg mubazir sedangkan orang yg mubazir itu temanya Setan,Tul nggak ?.
            Gimana Akh ?,
            Masih mau ngurusin “rumah tangga” orang terus,nggak capek apa terus berprasangka buruk sama sesama Muslim ?

            • ck ck ck ck…

              masih ada yaa yang berkhusnudzon…

              subhanallah…

              betul kita wajib utk khusnudzon dengan saudara2 kita sesama muslim, tapi bukan berarti kita menutup mata jika memang dia melakukan kekeliruan, kewajiban kita untuk mengingatkan…

              wala’ bara’ kita jelas kn?

              dan PKS telah mempermudah kita untuk mengambil sikap dalam hal ini…

              • Masya Allah…
                Emang salah berkhusnuzhon..?
                Bukankah anda juga mengakui kalau berkhusnuzhon itu perintah Rosul ?
                Kenapa kalau ada orang lain yg berkhusnuzhon Anda salahkan ?
                Apa sudah ada kewajiban buat kita untuk selalu bersu-uzhon kepada sesama saudara muslim yg berbeda pemikiran dg kita ?.
                Kapan islam akan menang kalau perilaku ummatnya selalu curiga dg sesama muslim?
                ck ck ck ck….

                • hmm.. apa saya menyalahakan orang berkhunudzon ukhty…??

                  dimana anti menemukan kata2 saya yang menyalahakan orang yang berkhusnudzon??

    • namanya juga begobanget, ya maklumlah..:), lu gak usah ngenet, gak usah pake komputer, gak usah pegang hp, semuanya py org kafir begooooooo

  3. Perkataan yang baik adalah cerminan nilai keimanan, apalagi sesama muslim. contohlah Rosululloh dalam berkata dan berprilaku, pernahkan Ia menghujat, mencela, berkata yang tidak sopan walaupun terhadap orang2 yang Ia sendiri telah tahu kemunafikannya? Ingatlah perkataan beliau, yang kurang lebih artinya: barang siapa menuduh kafir saudaranya maka tuduhan itu akan kembali pada dirinya. Marilah kita saling berprasangka baik sesama saudara muslim, mungkin saudara kita salah tapi mungkin juga benar, dan mungkin kita benar tapi dalam kebenaran yang kita pahami itu mungkin ada kesalahan. Itu semua karena kita banyak menghadapi permasalahan yang berbeda dan latar belakang yang tidak sama. Semoga Alloh memimpin kita dan saudara kita untuk tetap dalam jalanNya. Ingat pulalah jaman timbulnya firqoh2 yang salah satunya karena hanya Khalifah Ali melakukan arbitase yang dianggap menyimpang dari sunah, sehingga dihalalkan darahnya. Ingatlah kehormatan saudara kita sesama muslim haram direndahkan, apalagi darahnya, karena hanya beda cara perjuangan karena kondisi medan dakwah yang tidak sama. Ana banyak kenal tokoh2 PKS yang mereka ilmunya cukup luas, setiap malam selalu qiyamullail, dan santun dalam bicara. Sampai hatikah anda menuduhnya, kapir, thogut, laknatullah, munafiqin, jindiq, halal darahnya, dan sebutan buruk lainnya yang tidak mungkin keluar dari mulut orang2 yang beriman. Yang lebih baik mari kita tuntut PKS untuk membuktikannya bahwa semua yang mereka lakukan demi Islam, umat, penegakan nilai2 kebenaran dan keadilan. Ya Robbii maafkanlah dosa2 kami dan saudara kami dan pimpinlah kami dalam menegakkan islam ini, terutama dalam diri kami dan di negeri ini, aamiiin.

    • “Yang lebih baik mari kita tuntut PKS untuk membuktikannya bahwa semua yang mereka lakukan demi Islam, umat, penegakan nilai2 kebenaran dan keadilan”.
      Saya setuju akhi. Dan cara saya menuntut adalah mengkritiknya dengan keras, terutama dalam bab Aqidah, wala’ wal bara’ dan akhlaq. Sebab kalo diberi cek kosong, gak ada tolok ukur untuk menilainya nanti, apakah perjuangannya sesuai dengan Islam atau tidak.
      Lagi pula, kritik kita berdasarkan apa yang sudah dilakukan. Kalau harapan untuk sesuatu yang akan dilakukan, itu namanya masukan. Dan apa yang akan dilakukan seseorang tak akan jauh dari apa yang sudah ia lakukan, terutama dalam hal Aqidah dan keyakinan (ideologi). Salahkah kita mengkritik apa yang sudah dilakukan PKS dari sudut pandang Aqidah?
      “Ana banyak kenal tokoh2 PKS yang mereka ilmunya cukup luas, setiap malam selalu qiyamullail, dan santun dalam bicara”.
      Terus emangnya kenapa jika mereka dikritik? Saya tidak menyebut mereka kafir atau halal darahnya, tapi mengkritik dengan keras Aqidahnya. Emangnya kalo qiyamullailnya rutin sudah menjadi wali yang tabu dikritik? Gak usahlah pake gaya melas bin melankolis seperti itu. Menjadikan rasa kasihan sebagai tameng untuk tidak dikritik. Toh kita tak mengkritik qiyamullailnya. Yang kita kritik adalah soal lain di luar qiyamullailnya.
      Emangnya mustahil orang rajin qiyamullail dan kalimatnya santun tapi punya kekeliruan pemahaman pada bidang lain? Nggak kan ?

    • apa semua temen2 PKS diajarin utk menjawab kritik dari sodara2nya yang lain selalu dengan 3 hal itu??

      1. apa kontribusi antum untuk islam?
      2. ini persoalan internal
      3. masalah KTP, SIM, dan yang sejenisnya

      ga sekali dua kali saya menemukan temen2 PKS “menyerang” dengan pertanyaan seperti itu….
      di PKS ga boleh kritis ya? sampe2 pertanyaan pembelaan tiap kader sama?dan persis!!!

      hmm… saya salut dengan kader2 PKS yang kritis, dan saya menemukannnya di blog pkswatch, tapi sayang sekali blog ini sudah ditutup sang pemiliknya, tapi saya mafhum dengan alasan2 beliau menutupnya..

      • Ehmm..
        Saya juga salut dg orang2 yg menolak Demokrasi tp masih punya KTP dan Surat NIkah ?
        Saya jg salut yg menolak Demokasi tp masih blm bisa merubah sistem yg ada ?
        Saya jg salut dg yg menghujat PKS,tp tdk bisa membuktikkan sistem yg di sodorkan relevan dg zamannya ?
        Saya jg salut dg yg menolak demokrasi tp malah membuat teror dg meledakkan Bom di mana2?
        Saya jg salut dg yg mengaku mengikuti sunnah Rosulullah tp menjadi penghujat saudara sesama muslim sendiri dg kata2 kotor dan tdk sepatutnya ?

  4. Gini nih efek demokrasi, yang kafir dirangkul jadi rekan seperjuangan dalam ‘jihad’. Yang sama-sama menjalankan rukun Islam ga diterima sebagai saudara yang mengingatkan. Malah dibilang penghujat. Pks bukan lagi jama’ah minal muslimin….ada si kafir di dalamnya. Sudahi saja perdebatan…pks tak perlu lagi diperhatikan. Akhirnya makin jelas terlihat aslinya, itulah partai, itulah demokrasi. Yang masih percaya dengan dakwah dan jihad, saatnya kita ‘berperang’ dengan partai berkedok Islam, menyadarkan saudara, teman, orang di sekitar kita dari fatamorgana demokrasi. Jauhi demokrasi semampu kita. Insya Allah, Islam segera bangkit, tapi cuma dengan dakwah dan jihad.

    • sepakat! jelas sudah dan terang sudahlah kini….

      ketika dulu kita masih ragu dan bgg bagaimana posisi pks dalam perwala’an (dan bara’), sekarang ga perlu ragu dan bgg lagi, terimakasih PKS atas penegasan sikapmu hari ini

  5. buat temen2 PKS
    apapun makanannya…. minumannya DEMOKRASI YANG BATHIL, he…..

    mohon maaf, kayaknya nggak ada sejarahnya deh… memperjuangkan al haq dengan jalan yang bathil!!
    selamanya tak akan pernah bisa!!

    ^_^

    • ISLAM akan kembali jaya hanya dengan da’wah dan jihad sesuai penduan rasul bukan dengan democrazy!!!!!

      jika kita akan menjayakan islam dengan bukan yang berasal dari islam, mungkinkah???

      sudah banyak contoh bukti riil kn??demokrasi itu busuk!!!!

      masa orang kafir sama suaranya dengan muslim??

  6. Buat yang masih belum paham demokrasi, nih saya kasih tau:
    1. suara seorang alim ulama yang saleh bisa dikalahkan oleh suara 2 orang pemabuk+penzina+pencuri+gila
    2. tidak ada hukum Allah dalam demokrasi, yang ada hanya aspirasi

    Dengan 2 fakta tersebut aja apa masih belum jelas mengapa demokrasi tu haram? Kalau memang menegakkan Islam harus langsung dengan kekuasaan besar, mengapa Rasulullah menolak kekuasaan, kehormatan, dan segala kenikmatan dunia pada awal masa dakwah rasulullah? Ikhwan muslimin sekarang terlalu tergesa2, ingin memakan buah karbitan.

    Coba renungkan dengan akal sehat, buat apa mencari muka dari orang kafir sedangkan muslim indonesia menguasai 80% penduduk?

    “sesungguhnya yahudi dan nasrani tidak akan pernah ridha kepadamu hingga kamu mengikuti millah mereka”, so kalo memang mw cari muka, ikut aja ajaran mereka karena cara lain ga akan mempan, Allah menjaminnya dalam Al Quran.

    saya rasa bung elhakimi telah secara bijak dan objektif menilai tindakan PKS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s