KOMPAS.com — Guru spiritual Anand Krishna (54) adalah seorang warga negara Indonesia keturunan India yang kini menjadi perbincangan banyak kalangan setelah tuduhan melakukan pelecehan seksual diarahkan kencang kepadanya. Tidak tanggung-tanggung, sembilan perempuan mengaku menjadi korban Anand. Salah satunya Tara Pradipta Laksmi (19), mantan muridnya.
Tara mengaku diperlakukan tidak senonoh pada tahun lalu. Dia baru melaporkan kejadian itu ke polisi awal pekan ini setelah melaporkan ke Komisi Nasional Perlindungan Perempuan.
Setelah itu, gencarlah pemberitaan dugaan pelecehan seksual di berbagai media masa. Siapakah Anand?
Maya Safira, Ketua Anand Ashram, yayasan yang menaungi kegiatan spiritual Anand Krishna, menceritakan bahwa pimpinannya itu lahir di Solo pada 1 September 1956 . Ia lalu hijrah ke India dan menempuh pendidikan dasar di Lucknow, India Utara.
Di India, Anand berguru dengan seorang guru spiritual bernama Sai Baba, pria penjual es balok yang tidak dikenal banyak oleh masyarakat di sekitarnya. “Tapi beliau (Sai Baba) memainkan peranan penting dalam proses kelahiran Anand yang sebelumnya memang sudah akrab dengan puisi-puisi dan ajaran Sufi,” ungkap Maya.
Anand memperoleh gelar MBA dari Pacific Southern University di Amerika Serikat. Dia sempat berkutat dalam dunia bisnis modern sebagai Marketing Director Sainath Group of Companies pada tahun 1979-1986, CEO Djar Inc pada tahun 1986-1989, Director Svarna Artha Interbuana tahun 1989-1991.
“Sampai akhirnya dia jatuh sakit,” ucap Maya.
Menurut diagnosis medis, Anand menderita leukemia stadium lanjut pada tahun 1991. Saat itu, dia berusia 35 tahun dan menghadapi ancaman kematian.
Setelah berbulan-bulan mengidap leukemia pada tahun 1991 saat berusia 35 tahun, Anand Krishna lalu bertemu dengan seorang lama dari Tibet di Pengunungan Himalaya. Setelah pertemuan itu, Anand secara ajaib sembuh dari penyakitnya.
“Selanjutnya, dia memutuskan untuk membaktikan seluruh hidupnya untuk berbagi kebahagiaan, kedamaian, kasih, dan kesehatan holistik kepada sesama,” ucap Ketua Yayasan Anand Ashram, Maya Safira, di Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Maya menjelaskan, dalam 18 tahun terakhir, Anand telah berceramah kepada jutaan orang lewat siaran televisi, dialog radio, pelatihan meditasi, penerbitan buku, pertemuan, dan lokakarya rutin.
Seluruh kegiatan Anand dilakukan di Anand Ashram di Jakarta, Padepokan One Earth di Bogor dan di Anand Krishna Center atau Anand Krishna Information Center di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera.
Pria warga negara Indonesia keturunan India itu telah mendirikan 12 organisasi di Indonesia yang dimulai setelah dia sembuh dari leukemia pada 14 Januari 1991. Organisasi yang dia dirikan di antaranya Forum Kebangkitan Jiwa, National Integration Movement, L’Ayuverda, Yayasan Pendidikan Anand Krishna, California-Bali Friendship Association, serta Forum Pengajar, Dokter, dan Psikologi bagi Ibu Pertiwi.
“Kegiatan Anand bergerak di bidang kebangsaan, pendidikan, ekonomi, dan sosial. Kami selalu berpegang pada peace, love, harmony kepada semua murid,” ucap Maya.
Kini, penulis lebih dari 110 buku tentang pelatihan meditasi itu harus menghadapi proses hukum atas tuduhan pelecehan seksual yang diungkapkan oleh sembilan perempuan, salah satunya Tara Pradipta Laksmi (19), mantan muridnya.
Catatan Bloger:
Terdapat pengakuan resmi dari Maya, tangan kanan Anand, bahwa Anand adalah kader Sai Baba di Indonesia. Sai Baba merupakan tokoh yang mencitrakan diri sebagai manusia dewa, bahkan dianggap Tuhan oleh pengikutnya. Bahkan ada buku yang membandingkan tingkah polah Sai Baba ini dengan ciri-ciri Dajjal yang akan muncul di akhir zaman.
Anand suka dengan dunia supranatural. Tak heran jika ia dengan mudah menghipnotis (baca: menyihir) muridnya untuk bisa dilecehkan. Kita berkewajiban membongkar fakta-fakta kesesatan dan kejahatan Anand kepada seluruh umat Islam Indonesia agar bisa terhindar dari syirik yang dia sebarkan.
Dia bukan seorang muslim. Dia seorang musyrik tulen. Tapi sayang banyak umat Islam yang terkesima dengan ajarannya.
Semoga ada yang membereskan si dajjal ini agar tak makin menyebarkan kemusyrikan dan sihir di tengah umat Islam. Ganyang Anand Krishna. Makin cepat makin baik. Lakukan apa yang Anda bisa !
Filed under: 1